Selasa, 21 Mei 2013
Ilusi
Suara gemericik hujan terdengar saat kegelapan menyelimuti langit. Suara menggelegar petir membangunkanku dari lelapnyatidur. Hembusan angin menyuruhku untuk enggan membersihkan tubuh yang kusam ini. Ku coba untukku memaksakan tubuh ini untuk terbangun dari istana tidurku hingga ku terduduk teringatkan semua hal itu. Hal yang menurutku sangat berarti. Hal yang menurutku selama beberapa bulan itu aku merasakan kesedihan karna orang yang kusangat sayangi tidaklah menyayangiku. Memang dia mengatakan bahkan sering mengatakan bahwa dia menyayangiku tapi sikapnya tidak pernah bertindak sesuai dengan perkataannya. Tapi aku tidak mau menyesalinya karna keberadaannya yang sangat abu-abu telah membawaku kepada kebahagiaan yang lebih kehitaman. Setidaknya kebahagiaan itu terasa lebih nyata dibandingkan dulu. Aku tidak pernah berharap untuk selalu bahagia hanya saja aku selalu berharap untuk tidak selalu mendapatkan kesedihan. Aku mencintai orang-orang yang pernah mencintaiku apa adanya. Aku menyayangi orang yang selalu memberikan perhatian kepadaku. karna sedikit demi sedikit dia memberikan perhatian padaku, maka lama kelamaan akan menjadi perasaan cinta.
Langganan:
Postingan (Atom)