Kamis, 21 Februari 2013

Jatuh

Ku sambut pagi ini dengan senyuman. Dinginnya udara pagi dan cerahnya cahaya mentari menembus hingga tulang rusukku.
Saat aku duduk menunggu bel sekolah berbunyi, ku lihat sesosok lelaki kurus tinggi datang ke arahku. Ternyata dia duduk di depan sebelah kananku. Dia duduk hampir dekat denganku.

Tidak sedikitpun dia melihat ke arahku ataupun tersenyum kepadaku. Hati ini berbisik "kemarin, hari ini, dan mungkin besok aku yakin kamu akan berbeda. Ya, karna setiap hari kamu semakin indah dan semakin membuatku jatuh"

Aku hanya bisa memperhatikannya dari kejauhan secara diam-diam dan tanpa menyapa. Kenapa hati ini sangatlah gugup ketika aku berhadapan atau bertatap mata denganmu?

Kumis tipisnya, hidungnya yang mancung, kakinya yang kecil. Semua yang ada pada dirinya membuat aku merasakan jatuh untuk kesian kalinya. Jatuh tanpa merasakan sakit dan jatuh untuk bahagia. Seandainya kamu bisa merasakan itu, merasakan perasaan yang sama denganku, perasaan yang selama ini membuat aku terlampau bahagia dan hampir saja terbang ke dalam dunia khayalan itu.

Perasaan itu 'jatuh cinta'. Meskipun aku jatuh tapi aku akan tetap cinta.

Maaf karena perasaan 'jatuh cinta' ini telah menyakiti dan melukai hati banyak orang, tapi perasaan ini tidak bisa dibohongi. Sudah cukup aku berbohong sangat lama kini waktunya untuk aku jujur karena aku mencintaimu.

Selasa, 19 Februari 2013

(masih gatau judulnya apa)

Sesuatu terjadi padaku, sesuatu yang bisa membuat hidupku yang sudah terpuruk menjadi lebih terpuruk lagi. Perasaa jatuh cinta pada seseorang yang salah, aku tidak tahu harus berbuat apa, tidak tahu harus memilih jalan yang mana dan tidak tahu mana yang benar. Apakah salah aku menyukai, menyayangi atau mencintai seseorang?

Seandainya aku boleh memilih, aku akan memilih untuk tidak mengenal kamu. kamu yang membuat aku jatuh, jatuh kedalam perasaan yang indah ini. Kamu yang membuatku selalu menghabiskan malamku hanya untuk memikirkanmu. Kamu yang bisa membuatku meredamkan emosiku hanya dengan kata-kata ringan. Dan kamu yang membuat segalanya menjadi beda. Maaf aku berkata seperti ini karna aku takut kehilanganmu. Takut karna telah memiliki perasaan ini.
Kalau kamu merasa tersakiti, lebih baik kamu yang menjauh dariku dan biarkan aku tenggelam dalam penyesalan dari pada aku harus membiarkanmu tenggelam dalam perasaan tak terbalas.
Maaf aku mengecewakanmu.

Dream

Tidak ada lagi harapan kosong, dulu yang ku punya hanyalah harapan kosong..
Tapi yang ku punya sekarang adalah sebuah mimpi yang menjadi kenyataan, tepatnya mimi 'indah' yang menjadi nyata.
Awalnya aku tidak percaya dengan apa yang telah kamu katakan. Tapi dari sikapmu, aku merasakan getaran-getaran aneh. Mungkin ini cinta

Terima kasih kamu telah memberikan sebuah perasaan yang nyata untukku.
Perasaan yang tulus dan menerimaku apa adanya.
Perasaan yang membawaku ke dalam lautan kebahagiaan.
Aku tidak tahu apakah semua ini benar atau tidak, nyata atau hanya khayalanku saja. Tapi aku yakin semua akan terjawaab. Tuhan dan waktulah yang akan menjawab itu semua, menjawab pertanyaan yang ada di hatiku yang ragu akan perasaan ini.

Kini kamu bukanlah sebuah bintang yang tidak bisa ku sentuh ataupun matahari yang tak mungkin ku peluk. Tapi kini kamu ibaratkan sebuah cincin yang bisa ku sentuh dan melingkar dihatiku :)

Terimakasih r.y